Vanthera. Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

# meski hanya berjarak satu detik, masa lalu itu tetaplah jauh, karena kita takkan mampu meraih detik itu kembali,,


#Tuhan memberikan kita kebebasan untuk memilih, tapi bukan untuk menentangNya...


#aku hanya tahu bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk umatnya, meskipun apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan harapan...


#kebencianmu pada seseorang menandakan bahwa kamu pun pantas untuk dibenci, karena Tuhan tidak mengajarkan kebencian kecuali pada kemungkaran...


#smua masalah itu sama, yang berbeda adalah penyelesaian dan cara kita menyikapinya...


#kalo kita ga pernah yakin dengan langkah kita, selamanya kita ga akan pernah sampai tujuan...


#mimpi lo untuk menjadi sukses, adalah tangga pertama untuk menjadikan diri lo sukses...


#kita tidak bisa berharap, dari sesuatu yang tidak pernah kita lakukan...

Popular Posts

Kamis, 03 November 2011

perjalanan...

Selintas terpikir betapa hari kemarin baru saja berlalu, ketika gelak – tawa mewarnai kehidupan masa kanak – kanak kita, namun tak pernah berpikir tentang itu, betapa waktu hanyalah sekejap mata saja ketika kita telah melaluinya, begitulah mengapa dunia di identikan dengan sesuatu yang fana, karena memang hal tersebut lah yang membuat betapa dunia ini memang tak abadi dan hanya sementara saja, dan juga merupakan sesuatu yang disebut ciptaan yang sifatnya tiada kekal abadi layaknya Sang Pencipta.

Mengambil dari itu semua, pernah kah terpikir bahwa kita memang harus meninggalkan dunia ini, bukan saja untuk sementara tapi untuk selamanya guna menapaki kehidupan baru, melintasi dunia baru, bahkan kita akan menetap ‘ disana ‘.
Apa saja yang terlintas pada benak kita, bila kepergian kita meninggalkan kehidupan didunia ini merupakan awal perjalan kita dikehidupan lain yang begitu asing untuk kita. Bagaimana bila perjalanan itu kita ibarat kan sebuah perjalanan ketika kita berangkat dari suatu tempat semisal Jakarta, menuju tempat yang berada jauh diluar pulau ini, mungkin Sumatra atau pun Singapura, bagaimana sikap kita terhadap perjalanan itu, bagaimana sikap kita terhadap persiapan untuk diperjalanan, dan bagaimana pula saat kita tiba disana, apakah kita sudah merasa cukup yakin bahwa perbekalan kita telah lebih cukup untuk bisa menginjakkan kaki disebuah tempat yang memang asing. Sudah kah terpikir tentang semua itu, bahwa dunia ini hanya tempat singgah kita untuk melanjutkan perjalanan hingga kita sampai ketempat tujuan yang kita harapkan.

Untuk kehidupan didunia, mungkin ketika kita tersesat atau tak tahu arah kita masih bisa bertanya pada seseorang yang mungkin masih mau peduli kepada orang lain, kita masih bisa mencari informasi lain yang mungkin masih bisa ambil dari sisa yang tercecer. Ternyata kepergian kita untuk ssbuah perjalanan didunia ini masih sangat terlalu mudah dan tidak terlalu mengkhawatirkan. Naum terbayangkah kita kita dalam perjalanan itu, tak ada seorang pun yang kita kenal, bahkan tiada lagi peduli terhadap kita, walaupun hanya sekedar menoleh. Ketika keadaan telah menjadi seperti itu, kepada siapa kita harus memohon, kemana kita harus mencari bantuan, tiada yang bisa menolong kita dikehidupan nanti, bila saat ini kita tidak pernah mempersiapkannya.

Kehidupan yang kelak akan kita jalani setelah kita mengalami kematian ataupun ketika kita telah meninggalkan dunia ini, merupakan dampak dari kehidupan kita didunia ini, bila kita memang mempersiapkannya, tentunya kita pun akan tahu apa yang akan kita lakukan saat perjalanan itu telah dimulai. Setidaknya kita tahu kepada siapa kita akan meminta saat kita tiada. Dan kita pun akan tahu arah mana yang harus kita tuju. Hingga kita bisa mencapai akhir perjalanan dari kisah kita ini.

Apakah kita masih harus menanyakan lagi persiapan apa yang harus kita lakukan ? persiapan ini, mungkin tidak sama dengan apa yang biasa kita lakukan pada saat akan melakukan perjalan didunia ini. Bekal yang akan kita bawa pada saat kita melakukan perjalanan itu adalah amal baik kita selama kita melalu melewati kehidupan didiunia ini, serta amal baik itu pun juga harus diiringi rasa ikhlas, dengan seperti itulah kita akan mempunyai bekal yang cukup untuk melakukan perjalanan dikehidupan nanti…

0 komentar

Posting Komentar